Tedros Adhanom Ghebreyesus, lebih dikenal sebagai Dr. Tedros, telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap inisiatif kesehatan global sejak menjabat sebagai Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2017. Dr. Tedros, mantan Menteri Kesehatan dan Menteri Luar Negeri di Ethiopia, telah membawa banyak pengalaman dan keahlian dalam posisinya di WHO, dan telah bekerja tanpa kenal lelah untuk mengatasi beberapa tantangan kesehatan paling mendesak yang dihadapi dunia saat ini.
Salah satu prioritas utama Dr. Tedros adalah memperkuat respons WHO terhadap keadaan darurat kesehatan, seperti wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan pandemi COVID-19. Di bawah kepemimpinannya, WHO telah memainkan peran penting dalam mengoordinasikan respons internasional terhadap krisis-krisis ini, memberikan panduan teknis kepada negara-negara, dan memobilisasi sumber daya untuk mendukung populasi yang paling rentan. Dr. Tedros juga merupakan pendukung vokal bagi kesetaraan kesehatan global, menyerukan akses yang adil dan merata terhadap vaksin, perawatan, dan layanan kesehatan penting lainnya bagi semua orang, terlepas dari status ekonomi atau sosial mereka.
Selain karyanya mengenai keadaan darurat kesehatan, Dr. Tedros telah memperjuangkan inisiatif penting untuk meningkatkan hasil kesehatan bagi perempuan, anak-anak, dan remaja di seluruh dunia. Ia telah meluncurkan Strategi Global untuk Kesehatan Perempuan, Anak-Anak, dan Remaja, yang bertujuan untuk mengurangi kematian yang dapat dicegah dan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan perempuan, anak-anak, dan remaja di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Dr. Tedros juga merupakan pendukung kuat jaminan kesehatan universal, dengan menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap orang memiliki akses terhadap layanan kesehatan penting tanpa menghadapi kesulitan keuangan.
Kepemimpinan Dr. Tedros di WHO tidak luput dari perhatian. Ia telah menerima pujian luas atas upayanya memperkuat kapasitas organisasi dalam menanggapi keadaan darurat kesehatan, komitmennya untuk mempromosikan kesetaraan kesehatan, dan dedikasinya untuk meningkatkan hasil kesehatan bagi populasi rentan. Sebagai pengakuan atas kontribusinya terhadap kesehatan global, Dr. Tedros dianugerahi Chatham House Prize pada tahun 2020, yang diberikan setiap tahun kepada orang, beberapa orang, atau organisasi yang dianggap memberikan kontribusi paling signifikan terhadap peningkatan hubungan internasional pada tahun sebelumnya.
Kesimpulannya, dampak Dr. Tedros terhadap inisiatif kesehatan global sangat besar. Kepemimpinannya di WHO berperan penting dalam memperkuat respons organisasi terhadap keadaan darurat kesehatan, mendorong kesetaraan kesehatan, dan meningkatkan hasil kesehatan bagi perempuan, anak-anak, dan remaja di seluruh dunia. Ketika dunia terus bergulat dengan tantangan pandemi COVID-19 dan krisis kesehatan lainnya, kepemimpinan dan visi Dr. Tedros akan sangat penting dalam membentuk masa depan kesehatan global.
